SURABAYA – Pergantian jabatan bukan sekadar rotasi kepemimpinan, melainkan momentum untuk menghadirkan semangat baru, memperkuat profesionalisme, dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara. Pesan tersebut ditegaskan Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Staf Korem (Kasrem), Kasipers, dan empat Komandan Kodim (Dandim) jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya, yang dirangkaikan dengan tradisi warga Korem, Sabtu (31/10/2026).

Enam jabatan strategis diserahterimakan dalam kegiatan tersebut. Jabatan Kasrem 084/Bhaskara Jaya beralih dari Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, S.H., M.M., M.Han. kepada Kolonel Arh Donny Indiawan, S.I.P., M.I.P. Sementara jabatan Kasipers diserahkan dari Kolonel Arm Drs. Safei kepada Letkol Inf Suhada Erwin.

Pergantian kepemimpinan juga berlangsung pada empat satuan teritorial. Jabatan Dandim 0830/Surabaya diserahterimakan dari Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han. kepada Letkol Inf Galih Candra Buana, S.I.P., sedangkan Dandim 0816/Sidoarjo beralih dari Letkol Inf Abraham Prihadi, S.H., M.H. kepada Letkol Arh Muhammad Ansyari, S.E., M.Tr.Mil.

Selanjutnya, jabatan Dandim 0817/Gresik diserahkan dari Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos. kepada Letkol Inf Indo Wijaya, S.Sos. Adapun jabatan Dandim 0828/Sampang beralih dari Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, S.T. kepada Letkol Arh Herru Kurniawan, S.E., M.Han.

Amanah Baru, Semangat Pengabdian yang Lebih Besar

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Kohir menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat baru beserta istri atas kepercayaan dan amanah yang diberikan. Ia berharap para pejabat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, memahami karakteristik wilayah, serta membangun komunikasi dan kebersamaan dengan seluruh personel maupun masyarakat.

Danrem juga menekankan pentingnya bekerja secara cepat, tepat, dan tuntas, dengan menghadirkan berbagai terobosan serta inovasi konstruktif guna meningkatkan kinerja satuan.

Menurutnya, setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan dedikasi. Keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari kemampuan menjalankan tugas organisasi, tetapi juga dari bagaimana membangun soliditas, memberikan keteladanan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Regenerasi Kepemimpinan untuk Memperkuat Organisasi

Lebih lanjut, Danrem menegaskan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan personel TNI AD melalui mekanisme tour of duty dan tour of area. Proses tersebut menjadi sarana pengembangan karier, perluasan pengalaman, sekaligus pembentukan karakter kepemimpinan prajurit.

Melalui pergantian jabatan, diharapkan muncul energi dan perspektif baru yang mampu mendorong kemajuan organisasi. Karena itu, seluruh pejabat di lingkungan Korem 084/Bhaskara Jaya diharapkan terus meningkatkan kemampuan, menjaga integritas, serta mampu beradaptasi dengan dinamika dan tantangan tugas yang semakin kompleks.

Brigjen TNI Kohir berharap Korem 084/Bhaskara Jaya semakin berkembang menjadi satuan yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menjalankan setiap tugas pengabdian.

Apresiasi bagi Pejabat Lama dan Peran Keluarga

Pada kesempatan tersebut, Danrem turut menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta kerja keras selama bertugas di lingkungan Korem 084/Bhaskara Jaya.

Ia berharap seluruh pengalaman dan keberhasilan yang telah diraih dapat menjadi bekal berharga untuk melanjutkan pengabdian di tempat penugasan yang baru. Pengabdian yang telah diberikan diharapkan meninggalkan kontribusi positif bagi satuan dan menjadi inspirasi bagi personel lainnya.

Perhatian juga diberikan kepada para istri pejabat baru. Danrem berharap mereka dapat segera beradaptasi dengan lingkungan organisasi serta berperan aktif dalam memperkuat kebersamaan dan mendukung berbagai kegiatan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 084 PD V/Brawijaya.

Soliditas dan Kedekatan dengan Rakyat Tetap Menjadi Prioritas

Menutup arahannya, Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa pergantian jabatan harus menjadi momentum memperkuat soliditas dan meningkatkan kualitas pengabdian, bukan sekadar perubahan susunan organisasi.

Ia berharap setiap pejabat mampu membawa semangat baru, menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat, serta memastikan kehadiran TNI benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh rakyat.

Sebab, pada hakikatnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya tercermin dari jabatan yang pernah diemban atau pangkat yang disandang, tetapi dari seberapa besar kontribusi, keteladanan, dan kebaikan yang ditinggalkan.

Jabatan boleh berganti, tempat pengabdian boleh berbeda, tetapi komitmen untuk terus mengabdi kepada bangsa, negara, dan rakyat harus tetap menyala.